Yang Menghambat Mahasiswa Saat Menyelesaikan Skripsi

Yang Menghambat Mahasiswa Saat Menyelesaikan Skripsi

Semester akhir bagi seorang mahasiswa merupakan saat yang penuh perjuangan. Betapa tidak, mahasiswa harus bersusah payah untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang disebut skripsi atau tugas akhir. Dengan menyelesaikan skripsi, mahasiswa berharap untuk segera lulus setelah sekian lama menempuh perkuliahan.
Credit : www.rumahtips.com
Menyelesaikan skripsi boleh dibilang suatu perjuangan keras karena selalu menghabiskan banyak hal seperti waktu, tenaga, pikiran, dan biaya. Meski menghabiskan banyak hal, pengerjaan skripsi juga bukan perkara yang mudah karena pasti diselingi dengan beberapa hambatan. Semakin banyak hambatan, membuat skripsi tidak kunjung selesai dan akhirnya waktu kuliah menjadi molor.

Berikut ini saya jelaskan tentang beberapa hal yang menjadi hambatan saat menyelesaikan skripsi. Tujuannya agar anda khususnya yang sedang menempuh semester akhir, dapat berhati-hati dan selalu fokus sehingga pengerjaan skripsinya tetap lancar dan cepat selesai.

Rasa malas/bosan

Credit : www.gelombangotak.com
Hambatan pertama yang seringkali terjadi pada mahasiswa semester akhir adalah rasa malas atau bosan. Ini biasanya disebabkan karena masa perkuliahan yang hampir selesai sehingga tanggungan mahasiswa hanya skripsi. Banyaknya waktu luang biasanya dimanfaatkan oleh mahasiswa  untuk mulai aktifitas di luar kampus seperti bekerja atau wirausaha atau bahkan kegiatan yang sifatnya hiburan sehingga cukup banyak menyita waktu. Rasa malas dan bosan juga dapat menyebabkan pengerjaan skripsi menjadi tertunda yang ujungnya semakin memakan banyak waktu.

Kesibukan di luar perkuliahan

Banyak mahasiswa yang memiliki kesibukan atau aktifitas di luar perkuliahan seperti bekerja, wirausaha, aktifitas di organisasi/komunitas tertentu, penelitian, dan lain sebagainya. Bahkan tak jarang, aktifitas tersebut sampai memakan waktu perkuliahan. Hal tersebut juga dapat menyebabkan penyelesaian skripsi menjadi lebih lama karena waktunya habis digunakan untuk aktifitas lain.

Ketidak cocokan antara pembimbing skripsi dengan mahasiswa

Pasti anda sudah tau jika hambatan utama dalam skripsi yaitu ketidakcocokan antara dosen pembimbing dengan mahasiswa. Entah karena dosen memberikan revisi yang terlalu banyak atau karena mahasiswa yang tidak paham dengan topik skripsinya. Dosen dan mahasiswa merupakan dua entitas yang berbeda dan memiliki urusan yang berbeda pula. Oleh karena itu, mahasiswa dan dosen pembimbing harus saling bekerja sama agar tercipta skripsi yang baik.

Masalah pribadi

Credit : sorayawedding.ne
Sebagai manusia yang telah dewasa, mahasiswa juga seringkali dihadapkan banyak persoalan pribadi yang cukup sensitif. Diantaranya seperti masalah asmara, hubungan dengan teman, atau urusan finansial. Masalah pribadi menjadi kendala mahasiswa dal m menyusun skripsi karena lumayan menyita pikiran sehingga jika terjadi saat pengerjaan skripsi tentu akan memecah konsentrasi dan dapat menghilangkan fokus.

Kejadian yang tidak terduga

Saat mengerjakan skripsi, tentu banyak yang mengalami kejadian yang tidak terduga seperti data skripsi hilang, laptop rusak, hasil penelitian yang tidak sesuai, tidak disetujui oleh pembimbing, dan masih banyak lagi. Kejadian tersebut bisa saja terulang jika mahasiswa tidak siap dan berhati-hati.
Masih banyak hal yang dapat menghambat proses pengerjaan skripsi. Intinya, sebagai mahasiswa harus selalu semangat, fokus, dan teratur agar penyelesaian skripsi lebih celat. Selain itu juga harus mampu mengatur waktu antara mengerjakan skripsi dan kegiatan lainnya.
Skripsi bukan sekedar mengerjakan sebuah penelitian, tapi juga sebuah ujian untuk mempersiapkan diri menuju jenjang kehidupan yang lebih dewasa. Jadi, sudahkah anda mengerjakan skripsi hari ini ?

Bagikan !

Artikel terkait :

Artikel terlama
Disqus Comments